Sistem Pembelajaran sekolah
salam, dari writer
pada kesempatan kali ini, kita tidak akan membahas tentang sentralisasi ekonomi, karena ini sangatlah panjang, kalau ingin mengetahuinya silahkan baca website ini
https://www.academia.edu/8311928/Sentralisasi_Pada_Masa_Kolonialisme
perlu diingat ini tidak adanya endorse sama sekali, karena ini murni untuk pemahaman saja
kali ini kita akan membicarakan tentang sistem sekolah di indonesia, tentu, ini menjadikan bahan perbincangan setiap orang, khususnya adalah remaja, para remaja sering beranggapan, dan tentunya saya juga, bahwa sistem di indonesia itu agak 'bobrok' walaupun adanya kelebihan maupun kekurangan
tentu jika diambil dari pandangan saya, saya tentu akan berkata sistem pendidikan yang dimiliki indonesia saat ini sedang kacau, tapi jika itu hanya diambil dari orang orang yang sependapat dengan saya, tentu ini akan memberikan timbangan berat sebelah, dengan kata lain, pro kontra.
tapi saya tidak akan mengambil pendapat dari saya sendiri, tapi saya mengambil dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari kedua belah pihak.ya jika kita mengambil dari bagian kelompok pro saya, tentu orang orang mengingikan pekerjaannya itu hanya dari bidang yang saya/kami suka, apalagi dengan minat itu, saya/kami bisa mendalami tahapan tahapan pekerjaan yang ingin diraih.
namun, saya jika mengambil dari perspektif yang berbeda, tentu akan menjawabnya dengan berbeda pula, bagaimana jika nasib anda tidak di pekerjaan yang diinginkan? misal, saya ingin memiliki pekerjaan diantara beberapa bidang pekerjaan berikut ini, saya ingin menjadi antara arsitek, tekhnik sipil, ataupun musisi, atau jika tidak di bisnis , tapi manakala kita tidak masuk ke pekerjaan yang kita inginkan , dengan pembelajaran yang sistem pendidikannya itu hanya mengutamakan pelajaran yang kita hendaki dari muda, lalu apakah kita perlu menjadi pengangguran? tentu tidak pelu, walaupun, kita pasti akan menyesal kenapa saya mengambil ini, dan bukannya ini dari muda, lebih singkatnya, mari kita lihat kelebihan dan kekurangan dipadu dengan pro kontra
kelebihan
jika kita ingin masuk ke perguruan dengan jurusan tertentu, tapi tidak masuk, kita masih bisa memilih pekerjaan yang lain, karena kita mempunyai dasar di bidang pekerjaan maupun jurusan tersebut
maupun, kekurangannya sebagai berikut
dengan pembelajaran tersebut yang begitu banyak, tentu kita tidak bisa mengingat setiap jengkal pembelajaran, yang kita ikuti, apalagi kita bisa mumet dengan pembelajran yang mengandung unsur angka, hahaha
tentu, kita sampai sekarang masih mencari solusi untuk ini, menurut saya, maaf jika salah, karena masih remaja juga sih wkwkwk, menurut saya sih dikuranginya ulangan yang berlebihan, ataupun rasa bosan , karena rasa bosan itu juga bisa menjadi masalah dalam pembelajaran, kalo saya bilang malas, tidak juga, ada orang yang suka sejarah, jika disuruh belajar tentang darah, kan malas juga, ataupun sebaliknya, dan karena guru suka agak memaksa dalam menekan muridnya, dan dituntut untuk bisa hanya untuk sebuah angka dalam sebuah raport, agaknya kurang menguntungkan di suatu pihak kan, khususnya murid murid, kasihan yang ahli matematika perlu mempelajari sejarah terminolgi dan sejarah carthage, tentu boring
sekian dulu, karena saya sedang tidak enak saat ini, mewakili hati dan otak saja, dan besok sekolah, masih banyak tugas yang perlu diselesaikan, so thanks for you all who reads it.akhir kata, terima kasih.
pada kesempatan kali ini, kita tidak akan membahas tentang sentralisasi ekonomi, karena ini sangatlah panjang, kalau ingin mengetahuinya silahkan baca website ini
https://www.academia.edu/8311928/Sentralisasi_Pada_Masa_Kolonialisme
perlu diingat ini tidak adanya endorse sama sekali, karena ini murni untuk pemahaman saja
kali ini kita akan membicarakan tentang sistem sekolah di indonesia, tentu, ini menjadikan bahan perbincangan setiap orang, khususnya adalah remaja, para remaja sering beranggapan, dan tentunya saya juga, bahwa sistem di indonesia itu agak 'bobrok' walaupun adanya kelebihan maupun kekurangan
tentu jika diambil dari pandangan saya, saya tentu akan berkata sistem pendidikan yang dimiliki indonesia saat ini sedang kacau, tapi jika itu hanya diambil dari orang orang yang sependapat dengan saya, tentu ini akan memberikan timbangan berat sebelah, dengan kata lain, pro kontra.
tapi saya tidak akan mengambil pendapat dari saya sendiri, tapi saya mengambil dari sudut pandang yang berbeda, yaitu dari kedua belah pihak.ya jika kita mengambil dari bagian kelompok pro saya, tentu orang orang mengingikan pekerjaannya itu hanya dari bidang yang saya/kami suka, apalagi dengan minat itu, saya/kami bisa mendalami tahapan tahapan pekerjaan yang ingin diraih.
namun, saya jika mengambil dari perspektif yang berbeda, tentu akan menjawabnya dengan berbeda pula, bagaimana jika nasib anda tidak di pekerjaan yang diinginkan? misal, saya ingin memiliki pekerjaan diantara beberapa bidang pekerjaan berikut ini, saya ingin menjadi antara arsitek, tekhnik sipil, ataupun musisi, atau jika tidak di bisnis , tapi manakala kita tidak masuk ke pekerjaan yang kita inginkan , dengan pembelajaran yang sistem pendidikannya itu hanya mengutamakan pelajaran yang kita hendaki dari muda, lalu apakah kita perlu menjadi pengangguran? tentu tidak pelu, walaupun, kita pasti akan menyesal kenapa saya mengambil ini, dan bukannya ini dari muda, lebih singkatnya, mari kita lihat kelebihan dan kekurangan dipadu dengan pro kontra
kelebihan
jika kita ingin masuk ke perguruan dengan jurusan tertentu, tapi tidak masuk, kita masih bisa memilih pekerjaan yang lain, karena kita mempunyai dasar di bidang pekerjaan maupun jurusan tersebut
maupun, kekurangannya sebagai berikut
dengan pembelajaran tersebut yang begitu banyak, tentu kita tidak bisa mengingat setiap jengkal pembelajaran, yang kita ikuti, apalagi kita bisa mumet dengan pembelajran yang mengandung unsur angka, hahaha
tentu, kita sampai sekarang masih mencari solusi untuk ini, menurut saya, maaf jika salah, karena masih remaja juga sih wkwkwk, menurut saya sih dikuranginya ulangan yang berlebihan, ataupun rasa bosan , karena rasa bosan itu juga bisa menjadi masalah dalam pembelajaran, kalo saya bilang malas, tidak juga, ada orang yang suka sejarah, jika disuruh belajar tentang darah, kan malas juga, ataupun sebaliknya, dan karena guru suka agak memaksa dalam menekan muridnya, dan dituntut untuk bisa hanya untuk sebuah angka dalam sebuah raport, agaknya kurang menguntungkan di suatu pihak kan, khususnya murid murid, kasihan yang ahli matematika perlu mempelajari sejarah terminolgi dan sejarah carthage, tentu boring
sekian dulu, karena saya sedang tidak enak saat ini, mewakili hati dan otak saja, dan besok sekolah, masih banyak tugas yang perlu diselesaikan, so thanks for you all who reads it.akhir kata, terima kasih.
Komentar
Posting Komentar